Pages

Saturday, May 5, 2012

Takjub Al-Qur'an, Profesor Matematika Ini Masuk Islam dan Berdakwah Lewat Buku


 
 Namanya Jeffrey Lang. Ia seorang profesor matematika yang menjadi dosen dan peneliti di Universitas Kansas Amerika Serikat (AS). Memperoleh gelar doktor dari Purdue University, West Lafayette, Indiana pada 1981.


Semasa kecil, Jeffrey sudah mulai kritis. "Ayah, apakah surga itu benar-benar ada?" tanyanya kepada sang ayah saat berjalan-jalan di pantai, sekitar 50 tahun lalu.

Sikap kritisnya semakin berkembang saat Jeffrey memasuki usia remaja. Sikap kritis terhadap logika keberadaan Tuhan bahkan membawanyanya menjadi atheis semasa remaja. Hingga sepuluh tahun kemudian, kekalahan logikanya oleh Al-Quran membimbing profesor Matematika ini pada Islam, agama yang pernah hadir dalam mimpinya.


Jeffrey Lang lahir pada 30 Januari 1954 di Bridgeport, Connecticut. Ia dibesarkan di tengah keluarga dan lingkungan Katolik Roma. Selama 18 tahun pertama dalam hidupnya, ia belajar di sekolah-sekolah Katolik, di mana ia bertemu pendeta dan teman-teman dari latar belakang agama yang sama.

Hidup di lingkungan Katolik tidak otomatis membuat Jeffrey menjadi seorang Nasrani yang taat. Sikap kritisnya menjauhkannya dari agama keluarganya itu. Diskusi-diskusi yang dibangunnya dengan orang tua, pendeta sekolah, dan teman-teman sekolahnya tak pernah berhasil menjawab pertanyaannya tentang keberadaan Tuhan.

“Pada masa itu, aku sudah mulai banyak bertanya tentang nilai-nilai kehidupan, baik secara politik, sosial, maupun keagamaan. Aku bahkan sering bertengkar dengan banyak kalangan untuk memperdebatkan hal itu, termasuk dengan pemuka gereja Katolik," kenang Jeffrey yang kemudian ditulisnya dalam salah satu buku tentang perjalanannya menemukan Islam.

Pada usianya yang ke-18, Jeffrey merasa logika mengenai Tuhan menemui jalan buntu. Jeffrey pun memilih menjadi atheis menjelang kelulusannya dari sekolah Notre Dam Boys High waktu itu.

"Tuhan akan membuatmu tertunduk, Jeffrey" kata ayahnya yang marah dengan keputusan Jeffrey.

Ucapan ayahnya benar-benar terjadi. Jeffrey bermimpi tertunduk dan bersimpuh di hadapan Tuhan dalam sebuah ruang kecil yang tenang dan hening. “Tak ada perabot apapun, tidak juga hiasan apapun di dindingnya yang berwarna putih keabuan. Hanya ada karpet bermotif dengan warna dominan merah dan putih menutupi lantai ruangan,” kata Jeffrey mengisahkan mimpinya.

Jeffrey tak sendirian dalam ruang itu. Beberapa orang lainnya ada di sana, membentuk beberapa barisan. “Aku ada di barisan ketiga. Tak ada perempuan di sana, hanya laki-laki. Kami semua duduk di atas tumit-tumit kami, menghadap sebuah jendela kecil yang membawa cahaya yang terang benderang ke dalam ruangan.”

Jeffrey merasa asing karena tak mengenal siapapun, namun melakukan gerakan ruku’ dan sujud bersama dan seirama. “Tenang sekali, seolah seluruh suara dimatikan,” katanya. Masih dalam mimpinya, di tengah keheningan itu, Jeffrey tersadar bahwa mereka dipimpin seseorang yang berdiri paling depan di bagian tengah ruangan.

“Aku hanya sempat melihatnya sekilas, pria itu memakai jubah panjang putih. Di kepalanya terdapat sebuah kain putih dengan motif merah. Saat itulah aku terbangun dari mimpiku,” lanjut Jeffrey.

Mimpi itu berulang kali menghampiri Jeffrey di sepanjang 10 tahun ia berpaham atheis. Karena sama sekali tak mengerti, Jeffrey mengabaikannya. Meskipun diakuinya, ia merasa nyaman setiap terbangun dari mimpi itu.

Sepuluh tahun kemudian, di hari pertamanya mengajar di University of San Fransisco, Jeffrey bertemu seorang mahasiswa Muslim di kelas Matematika yang diampunya. Jeffrey telah menjalin pertemanan dengan mahasiswa Muslim itu, juga keluarganya. Keduanya sering berdiskusi, namun belum pernah memperbincangkan soal agama.

Hingga pada suatu waktu, salah seorang keluarga mahasiswa Muslim itu memberi Jeffrey sebuah Al-Qur'an. Karena tak sedang mencari agama, dan sebagai seorang ateis, Jeffrey membacanya dengan berbagai prasangka di otaknya.

Jeffrey mengakui, ia mengalami pergulatan sejak pertama kali membaca kitab suci ini. “Al-Qur'an menyerangku secara langsung dan personal, mengkritik, mempermalukan, dan menantangku. Sejak awal, kitab itu menorehkan garis peperangan, dan aku berada di wilayah yang berseberangan,” katanya.

Jeffrey merasa dihadapkan pada sebuah tantangan: apakah terus membaca Al-Qur'an atau berhenti, yang artinya menyerah.

Meneruskan membaca Al-Qur'an, Jeffrey merasa kebingungan. “Aku menderita kekalahan parah. Karena saat membacanya, sangat jelas kurasakan bahwa Penulisnya mengetahui tentangku lebih baik daripada aku mengenal diriku sendiri,” ujarnya takjub.

Setiap kali Jeffery mengumpulkan sanggahan dan bantahan terhadap ayat yang dibacanya, ia menemukan jawabannya ketika meneruskan bacannya. “Seolah Penulis kitab itu membaca pikiranku.”

Jeffrey pun mulai sadar bahwa Al-Qur'an melampaui pikirannya, jauh di depan. Ia juga mulai menyadari bahwa kitab suci itu telah mengisi kekosongan jiwa yang selama ini ia alami.

Tahun 1982, Jeffrey mendapati sejumlah kecil mahasiswa Muslim memanfaatkan sebuah ruangan kecil di basement gereja untuk shalat. Saat itulah ia menyadari bahwa ia kini bertemu mimpinya di alam nyata; shalat.

Jeffrey bersyahadat di ruang kecil itu, beberapa saat menjelang tengah hari. Beberapa waktu kemudian, ia pun bergabung dengan para mahasiswa untuk shalat Dzuhur berjama'ah, persis seperti mimpinya.

Jeffrey larut dalam setiap gerakan shalat yang diikutinya. Saat menyelesaikan gerakan sujud dan melakukan duduk iftirasy, Jeffrey melihat ke arah depan dan melihat Ghassan yang menjadi Imam saat itu.

“Ia berada di sisi kiriku, di tengah-tengah di depan sana, di bawah jendela yang menghujani ruangan dengan cahaya. Ia terpisah dari barisan, mengenakan jubah putih, dengan selendang putih bermotif merah di kepalanya.”

“Mimpi itu!,” teriaknya dalam hati. Setelah berhasil meyakinkan dirinya bahwa ia tak sedang bermimpi, Jeffrey disergap rasa hangat yang mendamaikan hatinya. Ia pun bersujud dengan pipi yang telah basah oleh air mata.

Setelah masuk Islam, profesor Matematika University of Kansas itu menulis tiga buku yang banyak dibaca oleh Muslim Amerika Serikat: Struggling to Surrender (1994); Even Angels Ask (1997); dan Losing My Religion: A Call for Help (2004). Jeffrey juga berdakwah melalui seminar dan menjadi pembicara dalam berbagai konferensi Islam.

SUMBER ZILZAAL

Wednesday, May 2, 2012

Wikileaks : Perang Dunia ke 3 / Perang Akhir Zaman, dan Munculnya AL-MASIH-DAJJAL dan Imam Mahdi Sudah Ada WAKTU-NYA....


Publik Dunia pada hari Jumat  yang lalu (22 Juli 2011)  di khawatirkan akan Terjadinya Perang Nuklir antara Korea Utara Vs Korea Selatan, Namun Indonesia Sebagai Ketua ASEAN memiliki INISIATIF untuk Mempertemukan Kedua Negara tersebut dalam Forum Guna Mendamaikan dan Mencairkan Ketegangan 2 korea Tersebut.

Namun Julian Assange, Sang Pendiri Wikileaks Mengatakan bahwa Perang Dunia Ke 3 / Perang Akhir Zaman, dan Munculnya Al-MAsih-Dajjal dan Imam mahdi Sudah Ada WAKTU-Nya...


Julian Assange Mengatakan Lebih lanjut arti dari Perang Dunia ke 3 Sudah ada Waktunya, Saat ini Dunia Masih Berada di bawah Kendali Washington DC, Amerika Serikat, dan US DOLLAR sebagai Pemimpinnya, nanti ada saatnya US DOLLAR akan Di buat Jatuh yang apabila US DOLLAR jatuh akan merontokkan semua Mata Uang dan Ekonomi Dunia...

Setelah Semua Mata Uang dan Ekonomi Jatuh, Maka saat itulah Dunia Berada di dalam KEKACAUAN.

Setelah Dunia berada dalam Situasi Kacau, dan Amerika Serikat Jatuh, Maka Tiba Saatnya untuk MEMUNCULKAN HAIKAL SULAIMAN sebagai Pusat Pemerintahan Dunia yang Baru, Setelah Sebelumnya Israel Menghancurkan Masjid Al-Aqsha.

Julian Assange pun Menambahkan bahwasanya '' Setelah Pemerintahan Dunia Beralih ke Haikal Sulaiman, Dajjal akan Muncul Lalu 1 Malam Berikutnya atau Tepat Saat Subuh Imam Mahdi akan Datang dari Timur.''

Dokumen yang Berisi Kapan Datangnya Al-MAsih-DAJJAl dan Imam Mahdi sudah Wikileaks dapatkan sejak Tahun 2008 yang Lalu namun baru di Posting ke laman tahun 2011.

Sumber Utama : Wikileaks .ch

Tuesday, May 1, 2012

Pesan & Simbol 666 dalam Manga Naruto

Sekilas tentang manga Naruto
Naruto adalah manga dan anime karya Masashi Kishimoto. Manga Naruto bercerita seputar kehidupan tokoh utamanya, Naruto Uzumaki, seorang ninja remaja yang berisik, hiperaktif, dan ambisius; dan petualangannya dalam mewujudkan keinginan untuk mendapatkan gelar Hokage, ninja terkuat di desanya.

Manga Naruto pertama kali diterbitkan di Jepang oleh Shueisha pada tahun 1999 dalam edisi ke 43 majalah Shonen Jump. Di Indonesia, manga ini diterbitkan oleh Elex Media Komputindo. Popularitas dan panjang seri Naruto sendiri (terutama di Jepang) menyaingi Dragon Ball karya Akira Toriyama, sedangkan serial anime Naruto, diproduksi oleh Studio Pierrot dan Aniplex, disiarkan secara perdana di Jepang oleh jaringan TV Tokyo dan juga oleh jaringan televisi satelit khusus anime, Animax, pada 3 Oktober 2002 sampai sekarang. Seri pertama terdiri atas 9 musim. Musim pertama dari seri kedua mulai ditayangkan pada tanggal 15 Februari 2007.

Tentang Masashi Kishimoto, Pencipta Manga Naruto
Masashi Kishimoto (岸本斉史 — Kishimoto Masashi; lahir di Prefektur Okayama, Jepang, 8 November 1974; umur 36 tahun) adalah seorang mangaka Jepang. Masashi Kishimoto mulai mengembangkan bakatnya akan menggambar semenjak usia SD. Masashi Kishimoto menjadi mangaka terkenal semenjak karyanya, Naruto sukses besar baik di Jepang sendiri ataupun di negara-negara lain. Pada tahun 1999 Naruto pertama kali dipublikasikan di Shounen jump membuat Kishimoto menerima penghargaan hop step. Saudara kembar Masashi Kishimoto, Seishi Kishimoto juga merupakan seniman manga dengan karyanya yang terkenal 666 Satan

Komik Satan 666 Seishi Kishimoto

Mangaka ini memang genius dengan meyelitkan pengaruh agama dan budaya sesuatu masyarakat di dalam komiknya itulah gaya pemikirannya, ketika melihat movie naruto, saya merasa ada hubungan antara karakter dalam manga ini dengan karakter dalam agama Shinto dan secret societies.

AKATSUKI

Anggota AKATSUKI

Akatsuki adalah nama sebuah kelompok antagonis dalam serial manga dan anime Naruto. Akatsuki beranggotakan 10 orang kriminal kelas S yang ditakuti karena kekuatan dan tabiat mereka yang buruk. Syarat keanggotaan mereka masih belum diketahui secara jelas. Tapi yang pasti, mereka semua mempunyai Kekkei genkai atau setara dengan Kekkei genkai yang unik dan mengerikan dan menakutkan.

Tujuan Akatsuki
Tujuan Akatsuki ialah penguasaan dunia dengan kekuatan mutlak. Mula-mula mereka akan mengumpulkan ke-9 bijuu lalu membangkitkan biju berekor 10. Lalu dengan kekuatan besar, mereka akan membangun desa mereka sendiri dan mengobarkan perang ke seluruh negara. Mereka akan membangun sebuah desa yang sanggup menerima tugas apapun termasuk pembunuhan, penyerangan, penculikan, perang, dan tugas kotor lainnya.

Pelindung Kepala
Pelindung kepala yang dipakai anggota Akatsuki sedikit berbeda, dimana ada bekas goresan melintang di simbol desa mereka. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak lagi terikat dan terbebas dari desa asal mereka. Menunjukkan bahwa mereka memilih jalan untuk menjadi kafir. Sebagai contoh, Uchiha Itachi dari Leaf Village memakai simbol di dahinya dengan goresan vertikal yang menggores simbol tersebut.

Pelindung kepala Uchiha Itachi
Nabi Muhammad (SAW) yang diberkati berkata:
“… Diantara matanya, di dahinya tertulis kata kafir (tidak percaya). Dan setiap mukmin akan bisa membacanya.”
TOBI
Tobi Menjadi anggota Akatsuki sesudah kematian Sasori dan menjadi rekan Deidara. Tobi merupakan Madara Uchiha, salah satu pendiri Konoha. TOBI atau UCHIHA MADARA (nama sebenarnya) adalah pengasas sebuah klan yang bernama UCHIHA dan juga menumbuhkan organisasi AKATSUKI ini, seorang ninja yang telah hidup dari zaman dahulu dan dikatakan memiliki kehidupan kekal abadi. Dia juga buta pada mata kirinya dan DALANG di balik semua keburukan dengan memanipulasikan fikiran,pembohongan serta fitnahnya amat luar biasa dan orang yang membuka peperangan dunia ninja yang baru.

Tobi atau Madara Uchiha

Lagi-lagi, tokoh dalam manga Naruto ini mewakili sifat dari Dajjal, Antikristus sendiri
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: “Inginkah kamu sekalian aku beritahukan tentang Dajjal, suatu keterangan yang belum pernah diceritakan seorang nabi kepada kaumnya? Sesungguhnya ia buta sebelah mata”

Hadist riwayat Hudzaifah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: “Dajjal itu buta mata kirinya, berambut lebat, ia membawa surga dan neraka, nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka.”
Tobi memakai topeng aneh yang menutupi seluruh wajahnya, sehingga hanya mata kanannya saja yang terlihat, yang kemudian diketahui adalah Sharingan.

Jurus khas Uchiha: SHARINGAN

Sharingan
Klan Uchiha diketahui memiliki kemampuan memanipulasi Jurus Mata/Doujutsu dan jurus Sharingan yang dikuasai klan Uchiha adalah salah satu dari tiga jurus mata terhebat (dua jurus lainnya adalah Byakugan dan Rinnegan). Menurut Madara Uchiha, kemampuan mata Sharingan sebenarnya diturunkan dari Rikudo Sennin yang memiliki mata Rinnegan.

Magekyo Sharingan
Terdapat jurus mata yang melebihi Sharingan yaitu Magekyo Sharingan, yang dapat dibangkitkan oleh beberapa orang dalam Uchiha termasuk Sasuke, Itachi, Madara, dan Izuna. Syarat untuk membangkitkan Magekyo Sharingan adalah pengguna Sharingan harus membunuh teman terbaiknya untuk menguasai jurus itu.

Fuumetsu Magekyo Sharingan
Ada 1 tingkatan dari mata sharingan melebihi magekyo sharingan, dan hanya madara yang menguasai kemampuan itu. tentu saja ada syarat tertentu seperti halnya magekyo, syaratnya adalah mengambil mata keluarga (adik atau kaka) dan mencangkokannya ke dalam mata sendiri.

Fuumetsu Magekyo Sharingan memiliki kemiripan dengan mitos Horus, dewa MATAHARI, Mesir kuno:
Horus adalah salah satu Dewa kosmogoni dari Heliopolis (tempat kelahiran para Dewa) dalam penciptaan mitos dan legenda. Tuhan Horus, dipandang sebagai Tuhan Langit dan Matahari. Ayahnya bernama Osiris dan ibunya Isis, serta memiliki kakak bernama Seth. Legenda mengatakan bahwa Seth cemburu membunuh Osiris, ayah dari Horus dan Seth. Ketika Horus dibesarkan, ia bersumpah untuk membalas kematian ayahnya. Horus dan Seth melakukan beberapa kontes untuk menentukan siapa yang akan menduduki tahta Osiris. Dalam pertarungan, Horus terluka di mata kanannya. Tetapi Horus dapat membunuh Seth dan menduduki tahta Osiris.
Dan inilah yang dinamakan mata Sharingan
Sharingan

Bentuk dari mata Sharingan yang sebenarnya adalah desain mata Simbol 666 dengan pola melingkar.
Sebagai contoh Itachi Magekyo Sharingan

Mata Sharingan = Mata 666
Dan inilah mata Rinnegan, yang dikatakan Madara sebagai asal dari mata Sharingan Rikudo Sennin.

Mata Rinnegan = Dajjal Mata Satu
Mangekyo Sharingan yang berbeda yaitu Mangekyo Sharingan milik Uchiha Sasuke, tetapi bermakna sama

Sasuke Mangekyo Sharingan

AMATERASU
Amaterasu adalah tingkat tertinggi teknik Api, Api hitam Amaterasu, dikatakan api dari neraka yang panas seperti matahari, terbakar pada fokus yang diinginkan pengguna

Sasuke Amaterasu

Amaterasu pada agama Shinto:
Amaterasu disebutkan dalam Kojiki sebagai dewi matahari yang dilahirkan dari Izanagi, yang juga ditemani oleh saudaranya, Susanoo, penguasa badai. Dalam Kojiki, Amaterasu dijabarkan sebagai dewi yang darinya seluruh cahaya berasal, dan juga sering diartikan sebagai dewi matahari karena kehangatannya dan kepeduliannya kepada meraka yang memujanya

Amaterasu dewi Matahari dalam Shinto
Patung diatas adalah patung Amaterasu (dewi MATAHARI) yang terletak di Kuil Ise, Semenanjung Ise Peninsula di bagian barat Honshu. Kuil Ise disebutkan sebagai kediaman dari Amaterasu dan kediaman cerminnya. Kuil ini tertutup untuk umum. Sampai saat ini, keluarga Kerajaan Jepang menyatakan keturunan dari Amaterasu, dan kaisar secara resmi dianggap sebagai dewa.

PAIN

Pein/Nagato
Pain atau nama sebanarnya Nagato adalah ketua Akatsuki, mempunyai Mata DEWA (rinnegan) dalam agama buddha dan mesir, mampu menghidupkan orang yang telah mati dan mencipta sesuatu mengikut kehendaknya.

Pain digambarkan memiliki pengetahuan sejarah masa lalu berbagai macam desa, dan juga yang mendasari kondisi polotik dan ekonomi pada kebanyakan negara.

Dari kalimat Pain, anda bisa mendapatkan informasi bahwa Pain sebenarnya adalah manusia yang didewakan oleh Amegakure. Amegakure menganggap Pain adalah Dewa Pelindung. Hal yang sama dengan sosok Firaun di Mesir

Pain sebagai Tuhan
“Sensei. You’re still just a person…
I don’t expect you to understand what I’m telling You.
As a God, what I say, what I think, becomes the Law of a God”
Artinya:
Guru. Kamu masih seorang manusia…
Saya tidak berharap Anda untuk memahami apa yang saya katakan kepada Anda.
Sebagai Tuhan, apa yang saya katakan, apa yang saya pikirkan, menjadi Firman Tuhan/Hukum Allah

Sosok Pain ini mengingatkan saya akan sosok Dajjal

Kesamaan Pain dan Dajjal:

Dajjal Berasal Dari Golongan Manusia
Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullahu berkata: “Ya. Dajjal adalah manusia dari bani Adam. Sebagian para ulama menyatakan Dajjal adalah setan. Sebagian lagi menyatakan bapak manusia ibu dari bangsa jin. Tapi semua pendapat ini tidaklah benar. Karena dia butuh makan minum dan lainnya. Oleh krn itu Nabi ‘Isa ‘alaihissalam (Yesus) membunuh dengan cara membunuh manusia biasa.”

Mengaku Sebagai Nabi, Kemudian Mengaku Sebagai Tuhan
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullahu mengatakan: “Telah disebutkan awal mula ia keluar menyeru kepada Islam mengaku sebagai muslim. Kemudian mengaku sebagai nabi setelah itu mengaku sebagai ilah.”

Memerintahkan Langit Untuk Menurunkan Hujan Lalu Turunlah Hujan

Pain menghentikan hujan di Amegakure
Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
“Dia datang kepada satu kaum mendakwahi mereka. Merekapun beriman kepada menerima dakwahnya. maka Dajjal memerintahkan langit utk hujan dan memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman maka turunlah hujan dan tumbuhlah tanaman.”
Adapun kaum yg tdk beriman dan tdk menerima dakwah Dajjal tdk ada sedikit harta pun tersisa pada mereka.

The Eye of the Moon Plan
The Eye of the Moon Plan (月の眼計画, Tsuki no Me Keikaku) adalah rencana utama Madara Uchiha untuk menguasai dunia.

Madara Moon Eye Plan

Tsukuyomi (dewa BULAN) dalam Shinto
Tsukuyomi (ツクヨミ?, Juga dikenal sebagai Tsukuyomi-no-Kami), adalah dewa bulan dalam Shinto dan mitologi Jepang. Nama Tsukuyomi-no-Mikoto adalah kombinasi dari kata Jepang untuk “bulan” (tsuki) dan “untuk membaca, untuk menghitung” (yomu). Interpretasi lain adalah bahwa namanya adalah kombinasi dari “malam terang bulan” (Tsukiyo) dan arti kata kerja “untuk melihat” (Miru).
Setelah mendaki tangga langit, Tsukuyomi-no-Mikoto tinggal di langit, juga dikenal sebagai Takamagahara, dengan adiknya Omikami Amaterasu, dewi MATAHARI.

Mari saya tunjukan lagi unsur-unsur illuminati. Jika anda menganggap ini hanya kebetulan, coba perhatikan dialog yang dikatakan oleh MADARA dalam ‘MOON EYES PLAN’
“To have everything become one with me”
- untuk menjadikan semuanya menjadi satu denganku
“I mean to achieve a complete form, in which all is united”
- Maksudku untuk mendapatkan bentuk yang sempurna, dimana semua menjadi satu (bersatu)
“I will cast my illusion upon all humans living upon the earth’s surface.”
- Aku akan menggunakan ilusiku kepada semua manusia yang hidup di muka bumi” “controlling all of humanity within that illusion, I will become one with the world”
- Mengendalikan seluruh umat manusia dengan ilusi tersebut
“It will be a world without hatred or conflict. everything will be one with me. everything united.”
- Ini akan menjadi dunia tanpa kebencian atau konflik, semua akan menjadi satu denganku, semuanya bersatu.
Apakah sudah jelas bagi anda pesan yang dimaksudkan Madara oleh Masashi Kishimoto dalam kehidupan DUNIA nyata kita? Ya, ini agak sama dengan tujuan illuminati dimana ingin membentuk Dunia Baru “New World Order”. Cita-cita UTAMA Organisasi AKATSUKI juga adalah menguasai dunia dan menciptakan sebuah dunia baru yang dipanggil keamanan, “One World United”.

JUUBI (Ten-tailed DEMON)
Monster berekor sepuluh (十 尾, Jūbi) adalah Setan purba (ada sejak permulaan) pada manga Naruto. Semua ke-sembilan ekor monster hanyalah bagian dari chakra Monster berekor sepuluh. Tujuan utama Madara Uchiha, Moon Eye Plan, adalah untuk menangkap dan menggabungkan semua ke-sembilan ekor monster kembali ke Monster berekor sepuluh, dan menjadi jin-chūriki (wadah/tempat Jin) untuk melemparkan refleksi Sharingan di bulan, genjutsu ini dikenal sebagai Tsukuyomi tak terbatas yang akan menempatkan seluruh dunia di bawah kekuasaannya.

Ini adalah DEMON BERMATA SATU yang ingin dibangkitkan oleh Madara Uchiha.

Juubi, Ten Tailed Demon
Perhatikan matanya Demon ini
Bentuk Mata Juubi
Setiap lingkaran memiliki angka 6 berulang sebanyak 3 kali, 666.
Dan lihatlah topeng terbaru Madara

Topeng Terbaru Madara Uchiha

KARAKTER AKATSUKI LAINNYA



Orochimaru
Orochimaru adalah mantan anggota Akatsuki yang bertubuh seperti ular. Sasuke cursed seal berasal dari Orochimaru.

Sasuke Cursed Seal juga 666

Sasori, Puppet Master
Sasori (サソリ?), juga dikenal sebagai Sasori si pasir merah (赤砂のサソリ Akasuna no Sasori?), adalah seorang ninja pelarian yang berasal dari Sunagakure. Setelah kematian kedua orangtuanya, Sasori dibesarkan oleh neneknya, Chiyo, yang mengajarnya segala sesuatu tentang boneka. Setelah teruji mahir dengan kemampuannya, Sasori menggunakan pengetahuan barunya itu untuk mengubah tubuh kedua orangtuanya menjadi boneka dengan usaha agar bisa dicintai. Karena mereka hanyalah boneka tanpa emosi, karya ini menjadi gagal, dan ia meninggalkan Sunagakure selama dua puluh tahun sampai ia diperkenalkan.

Tubuh boneka Sasori membuat ia dapat mengontrol ratusan boneka dalam sekali melalui mekanisme pada dadanya yang dapat menghasilkan banyak benang chakra.

Master dalam pengendalian boneka manusia, sosok Sasori mengingatkan kita akan salah satu keahlian illuminati dalam industri hiburan.

Lady Gaga

Boneka Illuminati

Kami tidak bermaksud mendiskriminasikan para pecinta Naruto, Kami cuma hanya ingin berbagi teori konspirasi ini..
Mohon dibaca secara bijaksana..
Sumber:http://www.kumpulberita.com/2011/07/pesan-dan-simbol-666-dalam-manga-naruto.html

Simbol Perdamaian dan Setanisme

(The Peace Sign and Satanism)

Tanda atau isyarat "awalnya merupakan sebuah simbol pengikut Setan yang digunakan sewaktu upacara permohonan berkah kepada Setan'' Tanda ini telah digunakan oleh Yasser Arafat, Richard Nixon, Winston Churchill, dan Stewart Meacham, Co-Chairman dari Reds' New Mobilisation Committee." Churchill mengatakan bahwa tanda ini merupakan simbol kemenangan, namun perlu diingat bahwa Churchill adalah orang dalam "elite" dan anggota Mason. Ia hampir bisa dipastikan mengetahui makna yang terkandung dari lambang ini, tapi berusaha untuk menutupinya.
Tanda v " mempunyai latar belakang sejarah yang bermacam-macam. "V" adalah tanda angka Romawi untuk nomor atau angka lima dan Adam Weishaupt menggunakannya dalam Illuminati merujuk kepada simbolisme hukum Taurat, yaitu "the Law of Fives,'' namun banyak juga yang lainnya di dalam Cabala:
"Dalam bahasa Ibrani, huruf V (Van) berati 'Nail.' - Sekarang, - 'Nail' merupakan salah sebuah nama sebutan rahasia untuk Setan di dalam kelompok pengikut Persaudaraan Setan - Brotherhood of Satanism. Setan membiarkan kita untuk mengetahui bahwa tanda ini merupakan simbol yang disenanginya. Mengapa Setan juga menyukai the PENTA-gram ( Penta = lima!) dan pemberian hormat FIVE-fold digunakan dilingkungan anggota Mason dan dalam sihir - Witchcraft?''
Lebih lanjut:
"Yang mempopulerkan tanda ini adalah kelompok Sayap Kiri - Leftists, radikal, dan para pengikut Setan, bahwa lambang ... dikenal sebagai tanda penting yang baik sekali di masa lalu. Sekarang lambang 'V' ini digunakan secara ekstensif oleh organisasi-organisasi Komunis seperti Young Socialist Alliance, Vets for Peace in Vietnam, dan the Students for a Democratic Society."
"Meski bukan sebuah isyarat tangan, lambang perdamaian itu sendiri perlu untuk diteliti.
Dikenal sebagai 'lambang perdamaian' sepanjang tahun 1960'-an sampai sekarang, sebenarnya lambang ini merupakan tulisan rahasia kematian dari bangsa Teutonic. Gerald Holtom, pendukung perdamaian pada tahun 1950-an telah ditugaskan oleh simpatisan komunis Bertrand Russell untuk mendisain sebuah lambang dalam rangka mempersatukan barisan perdamaian sayap kiri pada tahun 1958. Hal itu jelas, baik Holtom maupun Russell menganggap bahwa Teutonic (Neronic) cross sebagai lambang yang sesuai untuk tujuan mereka.
"Selama kurun waktu 2,000 tahunan, lambang ini menunjuk kepada kebencian terhadap orang-orang Kristen. Nero, yang memembenci orang-orang Kristen, menyalibkan Rasul Peter dengan posisi silang, kepalanya mengarah ke bawah. Peristiwa mengerikan ini menirukan salib Teutonic yang menjadi sebuah lencana penyembah berhala yang populer hari ini. Kemudian tanda ini menjadi dikenal sebagai 'Salib Neronic.'
"Asal-muasal lambang ini dalam sejarah membuktikan sebagai karakter mistik yang bisa dilihat pada 'Aum' ( 'Y' yang terbelah ). Aum adalah kata suci Hindu. Nyanyian 'Aum' diduga untuk membantu membangkitkan 'kekuatan ular Brahma' yang berada di dasar tulang belakang manusia. Penganut Okultisme seperti Albert Pike juga mengidentifikasikan lambang ini sebagai mistik dalam buku Freemasonry, yaitu "Morals and Dogma".
"Lambang perdamaian ini disebut juga ( "broken cross," "kaki burung gagak," "kaki tukang sihir wanita," " Salib Nero," "sebagai tanda 'Yahudi yang tidak sempurna,'" dan "lambang 'anti-Kristus'') terutama salib dengan tangan yang patah. Ia juga menandakan "isyarat dari keputus-asaan," dan "kematian dari manusia.''
"Suku-suku di Jerman menggunakan tanda ini menganggap sebagai kekayaan mistik dan aneh. Seperti sebuah 'rune' (tulisan rahasia kematian) telah digunakan oleh tukang sihir jahat sebagai mantera-mantera pagan dan pengutukan ....Dewasa ini dengan membalikkan broken cross -- artinya sama dengan simbol 'perdamaian' sosialis -- dikenal di Jerman sebagai suatu 'todersrune,' atau kematian 'rune'. Hitler, tidak hanya memerintahkan kepada para pengikut Nasionalis Sosialis-nya saja yang harus dikenal sewaktu terjadi kematian, namun hal itu merupakan bagian dari prasasti resmi yang dituliskan di atas batu-batu nisan pejabat Nazi sebagai lambang penegasan pengikut kebatinan penyembah berhala.''
Dengan posisi tungkai salib tegak lurus ke atas, ini merupakan sebuah lencana Pythagorean tentang arah kehidupan, sebagai suatu gambaran berupa jalan bercabang yang dapat dilalui untuk menuju kepada Baik dan Jahat atau Good and Evil.'' Ia juga menandakan kesuburan, tetapi dengan posisi tungkai mengarah ke bawah, hal itu menandakan kejahatan dan kematian.
Sebenarnya, dengan dibalikkan menjadi 'Man-rune'-- tanda gambar yang dilingkari bulatan yang sudah umum kita ketahui, dimana orang Komunis mengatakannya kepada kita bahwa itu mengandung arti 'perdamaian' - 'peace' - padahal sudah selama berabad-abad merupakan sebuah tanda yang disenangi oleh para pengikut Setan.''
Anton LaVey, pendiri Gereja Setan, menggunakan lambang perdamaian sebagai latar belakang untuk altarnya.
Seorang mantan tukang sihir wanita memberikan komentar mengenai simbol perdamaian sbb: "Ia adalah sebuah lambang Antikristus masa lampau yang penuh dengan kekuatan. Pada zaman kegelapan simbol tersebut digunakan oleh Druid Witchcraft dan oleh para pengikut Setan dari segala jenis aliran sewaktu inisiasi seorang anggota baru kepada ordo mereka. Mereka akan menggambar lingkaran sihir dan memberi permulaan sebuah salib. Pentasbih lalu mengangkat salib dan menampiknya ke sebelah atas. Ia kemudian akan menyangkal agama Kristen dalam tiga dimensi waktu (masa lampau, masa depan dan sekarang) dan memecahkan berkeping-keping dengan mengarah ke bawah secara horisontal yang membentuk rancangan 'Kaki Burung Gagak.' Lambang buruk ini benar-benar sebuah penghinaan terhadap Tuhan melawan Roh Kudus. Seseorang yang mengenakan atau memasang simbol ini sebenarnya ia memberitahukan, baik secara sadar atau tidak, bahwa Anda menolak Jesus. Ingat-ingatlah dengan baik, simbolisme merupakan bahasa gambar, dan sebuah gambar bisa bernilai seribu kata.
Di bawah adalah beberapa contoh bagaimana lambang perdamaian digunakan.
Isyarat-tangan lain adalah tanda perdamaian Vulcan. Ia diduga berarti "Live Long and Prosper," dan dapat dilihat pada Star Trek.
Vulcan adalah seorang dewa matahari yang dihubungkan dengan api, halilintar, dan cahaya. Festival untuk menghormatinya disebut Vulcania di mana manusia mempersembahkan pengorbanan. "Menurut Diel, yang mempunyai hubungan keluarga kepada pengikut Setan orang Kristen.' Adalah menarik untuk diketahui bahwa Vulcan menikah dengan Venus, nama lain untuk Lucifer atau Setan. Apa lagi yang lebih menarik adalah Vulcan dipuja di loji Mason dengan nama Tubal Cain. Di dalam Masonic Quiz book masalah ini ditanyakan: "Siapa sebenarnya Tubal Cain?" Jawabannya: "Ia adalah Vulcan dari para penyembah berhala.''
Di dalam Mason, Tubal Cain adalah sebuah nama sandi untuk Master Mason (atau tingkat) tiga.
Perhatikan apa yang dikatakan oleh seorang okult dan Mason, Manly Palmer Hall:
"Ketika Mason mempelajari bahwa kunci untuk membentuk pejuang adalah aplikasi yang tepat dari mesin kekuatan kehidupan, ia mempelajari penguasaan dari seni ini. Energi-energi Lucifer yang tersinggung berada di dalam tangan-tangannya, dan sebelum ia boleh melangkah maju dan naik, ia harus membuktikan kemampuannya dalam menerapkan energi dengan sesuai, Ia harus mengikuti jejak-langkah nenek-moyangnya, Tubal-Cain, yang dengan keperkasaan dan kekuatan dewa peperangan menempakan pedangnya ke dalam sebuah mata bajak.''
Ada juga sebuah arti seksual sebagai tambahan yang dihubungkan dengan Vulcan dan Tubal Cain. Mantan Mason, Bill Schnoebelen, menjelaskan:
"Bagi seorang Mason yang ingin merahasiakan keanggotaannya, tetapi masih terbuka kepada saudara-saudaranya di dalam loji, ada sebuah peniti/lencana khusus yang dapat mereka kenakan. Kelihatannya seperti sebuah stik golf yang terbalik dengan dua buah bola dekat di atasnya ... Banyak orang menganggapnya sebagai seorang penggemar golf, namun sebenarnya itu adalah sebuah permainan kata-kata Masonic yang bisa dilihat.
"Ini disebut dengan 'Dua Rotan Bola - 'Two Ball Cane,' dan adalah sebuah permainan kata-kata kata sandi yang rahasia dari seorang Master Mason, ' Tubalcain (dengan demikian).'...Ia adalah juga sebuah all-too-obvious permainan kata-kata 'dewa' dari Masonry, organ kemaluan pria. Manis, eh?...terutama sekali ketika banyak orang laki-laki mengenakan lambang buruk ini ke gereja pada hari Minggu!"
Diterjemahkan oleh: akhirzaman.info

Ghozwul Fikri

 Perhatikan, jika di kantor/di tempat kerja Anda mendengarkan lagu, katakanlah tentang cinta, walaupun Anda tidak menyukainya, walaupun Anda tidak sengaja mendengarnya karena dimainkan di komputer teman seruangan Anda, di saat Anda rileks, bersiap untuk istirahat, apakah lagu ini akan terdengar lagi di pikiran Anda??
Inilah mantra, yang tidak kita sadari telah masuk dalam pikiran kita, alangkah baiknya bila mantra-mantra yang kita dengar adalah mantra-mantra dari Tuhan Yang Maha Perkasa, lantunan ayat suci Al-Qur'an.
Perang. Siapa yang suka perang? Normalnya manusia tidak suka. Apalagi kaum ibu. Tapi ada saja pihak-pihak yang dengan sengaja mengobarkan perang karena maksud-maksud menguasai pihak-pihak yang ingin dikuasai. Dewasa ini perang tidak hanya menggunakan senjata fisik seperti bedil dan tombak. Dewasa ini perangnya bahkan lebih berbahaya karena yang mengobarkan perang justru menyembunyikan aktifitasnya dengan berbagai bungkus sehingga musuh yang diperangi tidak sadar sedang diperangi. Tujuannya tetap sama, yaitu mengalahkan dan menguasai musuh, hanya caranya yang berubah drastis.
Perang yang kita bicarakan ini adalah yang sangat konsepsional, sangat luas bidangnya, sangat lihai dalam memilih cara sehingga tidak disadari musuh, sangat jauh dampaknya kepada jiwa lawan dan sangat lama masa berlangsungnya. Ghazwul Fikri. Secara bahasa artinya perang pemikiran. Ada yang mengistilahkan dengan perang urat syaraf.
Perang ini baru muncul sekitar awal abad duapuluh dan merupakan upaya musuh-musuh untuk menjatuhkan kekuatan Islam secara tuntas. Ghazwul fikri dilaksanakan dengan cara melakukan dua tipudaya dasar yang disusupkan dalam fikrah (pemikiran) ummat Islam. Tiga tipudaya tersebut adalah takhwif (usaha untuk menimbulkan rasa takut kepada selain Allah), dan tadl-lil (usaha pengkaburan berbagai konsepsi dalam fikrah Islami). Adapun bentuk-bentuk upayanya dapat sangat beragam, antara lain:
- dengan berbagai opini sesat di media dan di tengah masyarakat muslim
- melalui film, sandiwara, pertunjukan seni, maupun lirik-lirik lagu yang dikemas indah
- melalui berbagai bentuk fiksi baik fiksi murni, fiksi ilmiah, cerita komik, cerita drama sampai cerita anak
- melalui berbagai sandiwara politik dan peristiwa seperti sandiwara Holocaust dimasa Perang Dunia II dan lain-lain
- melalui berbagai acara ilmiah yang mempertontonkan berbagai kecanggihan militer dan intelijen mereka
- melalui penyebaran berbagai adat kebiasaan non-Islam yang dipromosikan dan dikemas dengan berbagai keindahan dan kemeriahan
Mungkin masih banyak lagi cara-cara dan media perang mereka yang kita belum tahu, namun intinya tetap sama. Ini perang sungguhan dan ini perang yang curang.
Kecurangan yang paling nyata adalah dalam cara mereka bersembunyi ketika menyerang. Berbagai film-film menarik yang bahkan dinobatkan (oleh mereka sendiri) sebagai film-film terbaik, ternyata di dalam film itu ada berbagai propaganda anti Islam yang menusuk.
Promosi berbagai perayaan adat jahiliyah yang dikemas sedemikian rupa sebagai “warisan pelecehan terhadap nilai-nilai tinggi Islam. Misalnya di Mesir, digencarkan promosi kebudayaan Mesir kuno zaman Fir’aun, lengkap dengan segala atributnya dan berbagai upacara penyembahan berhala, itu semua bertujuan tersembunyi agar masyarakat Mesir yang kini Muslim mulai meninggalkan nilai-nilai Islam dan kembali bangga dengan nilai-nilai zaman Fir’aun.
Cobalah simak program-program sebuah channel tv khusus tentang berbagai kebudayaan dari tv berlangganan. Bahkan cd-cdnya dijual di toko cd.
Lalu untuk apa rubrik ini membicarakannya? Agaknya tidak berlebihan jika dikatakan bahwa justru perang itu (Ghazwul Fikri) sangat tidak disadari di negeri ini. Para penjaga Benteng Terakhir negeri ini (baca: kaum ibu) apakah sadar bahwa setiap hari mereka dicekoki racun-racun Ghazwul Fikri lewat kotak kaca yang menjadi hiburan wajib setiap rumahtangga? Apakah para Penjaga Benteng Terakhir masih saja rela membelikan racun telinga dan jiwa bagi putra-putri mereka yang berbentuk berbagai format lagu, yang seolah wajib kini selalu hadir menghiasi pendengaran putra-putri kita dua-puluh-empat jam? 24 jam? Ya! Tidak jarang putra-putri kita belajar sampai tertidur tetap memasang alat mantra tersebut ke kuping mereka!
Mantra! Memang seperti mantra, boleh jadi lagu yang dipasang langsung ke telinga dapat mempengaruhi jiwa anak kita lewat kata-kata yang terdengar maupun tidak terdengar dari lagu tersebut. Efeknya bisa sampai seperti mantra. Seperti orang terhipnotis. Masih ingat fenomena Kurt Cobain musisi metal dari ujung Utara bumi yang membuat lagu tentang bunuh diri dan kemudian melaksanakannya? Kemudian jejak langkahnya diikuti oleh beberapa orang penggemarnya. Tersihir!
Tahukah para Penjaga Benteng Terakhir bahwa brainwashing atau cuci otak dapat terjadi dengan cara seseorang terus menerus mendengarkan kata-kata yang sama berulang-ulang, yang apalagi jika dikemas dengan nada-nada musik dan dentingan alat musik akan semakin memperkuat efeknya karena akan masuk ke bagian otak yang tanpa nalar? Jika seseorang sudah gandrung dengan suatu lagu, niscaya dia akan mendengarkannya berulang-ulang dan tak jarang mendengarkannya sambil sangat relaks yang berarti masuk ke tingkat kesadaran yang bisa dengan mudah disurupi jin?
Tanyakan pada para ahli ruqyah syar’iyyah (para terapis yang mempunyai ketrampilan mengobati orang kesurupan). Apakah para ibu muslimah dan para remaja penikmat lagu selalu mengerti apa yang dinyanyikan dalam lirik lagu kegemaran mereka? Banyak sekali yang mengaku tidak memperhatikan makna lagu, yang penting enak mengelus gendang telinga, meskipun kadang sebenarnya mudah saja mempelajari lirik lagu tersebut, tapi jarang yang secara serius mencoba mencari apa makna sebenarnya. Paling jauh sebagian besar penikmat lagu hanya mengingat arti dari bagian-bagian tertentu dari lagu tersebut, terutama kalau dianggap cocok. Misalnya refrain yang meneriakkan kata-kata pujian cinta atau patah hati.
Di era menjelang tahun 80-an, era kami-kami yang kepala empat masih remaja, ada lagu dari sebuah grup musik Queen yang berjudul Bohemian Raphsody. Lagu yang diteriakkan oleh Freddy Mercury yang minta disuntik mati karena AIDS tersebut, seluruh isinya adalah pelecehan terhadap nilai-nilai Islam, bahkan sampai penolakan atas takdir (“ sometimes ‘ wished I’ve never been born before”). Lagu ini dulu termasuk Hit, bahkan bertahan masih digemari hingga kini.
Masih ingat lagu berbahasa spanyol yang sempat ketahuan ternyata berbicara tentang iblis? Grup musik Last Ketchup yang melantunkan lagu tersebut bahkan mengakui tak faham isi lagunya karena berbahasa kuno. Itu mantra setan!
Masih-kah para Penjaga Benteng Terakhir merasa masa kini sudah tak ada lagi perang dan karenanya boleh bersantai dalam menjaga bentengnya? Masihkah kita menyangka bahwa zaman sudah berubah dan kini musuh-musuh Islam sudah beristirahat dari memerangi kita? Lihatlah ke sekeliling, dan lihatlah dengan teliti. Wallahua’lam. (SAN/Eramuslim)

GEREJA SETAN dan BAPHOMET







Rimba hijau, bunga beraneka warna, air terjun yang jatuh deras, gunung tinggi menjulang, padang rumput menguning, lautan luas dan keindahan lain yang tak terhitung di alam adalah karya seni sempurna yang diciptakan untuk umat manusia. Segenap karunia menakjubkan ini telah diberikan kepada manusia guna memberikan kesempatan bagi mereka untuk bersyukur. Namun ada pula musuh besar yang menghalangi manusia untuk bersyukur dan berusaha mempengaruhinya agar tidak mematuhi Allah dengan tiada henti memperdayanya dengan janji kosong. Musuh ini ingin agar manusia menjalani hidup penuh masalah, baik di dunia ini maupun di akhirat, dan untuk mencapai hal ini, dia akan terus berupaya tanpa henti hingga Hari Kiamat. Musuh pembangkang ini ingin menunjukkan kepada manusia bahwa penyimpangan, kejahatan, kekejaman, serta pelanggaran susila adalah wajar, dan ingin mengesahkan semua kejahatan itu. Dengan tujuan ini di benaknya, dia telah merumuskan ajaran yang berbahaya, yang mengandung segala bentuk gagasan jahat. Musuh yang ganas ini adalah setan, yang telah diusir dari hadapan Allah, sedang ajarannya yang membahayakan dan berdarah disebut Setanisme.

Dalam Al Qur’an, setan adalah sebutan umum bagi makhluk-makhluk yang tak kenal lelah bekerja siang dan malam, untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah, memperdayai manusia dengan janji kosong agar manusia menjalani hidup abadi di neraka, dan akan terus berusaha sampai Hari Akhir. Leluhur dan setan yang terbesar dari semua setan adalah Iblis, yang memberontak kepada Allah ketika Adam diciptakan. Allah menciptakan Adam dan menghendaki para malaikat bersujud di depannya. Sementara para malaikat mematuhi perintah Allah, sesosok makhluk bernama Iblis tidak bersujud dan menyatakan bahwa dia lebih baik daripada Adam. Karena pembangkangan yang sombong ini, dia diusir dari hadapan Allah. Dalam Al Qur’an, Allah berfirman tentang pembangkangan setan terhadap-Nya, dan pengusiran setan dari hadapan-Nya:

Sesungguhnya kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat, "Bersujudlah kamu kepada Adam." Maka mereka pun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud. Allah berfirman, "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis, "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah." Allah berfirman, "Turunlah kamu dari surga itu; Karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, Maka keluarlah, Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina." (QS. Al-A’raaf, 7: 11-13)

Sebelum menyingkir dari hadapan Allah, dia meminta kepada Allah agar diberi tenggang waktu untuk menyesatkan manusia, yang dianggapnya sebagai penyebab pengusirannya. Allah memberikan kepadanya tangguh hingga Hari Kiamat.

Iblis menjawab, "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan." Allah berfirman, "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh." (QS. Al-A’raaf, 7: 14-15)

Maka, campur tangan Iblis terhadap umat manusia pun dimulai. Allah memerintahkan bahwa Iblis beserta mereka yang mengikutinya akan masuk neraka. Allah mewahyukan hal ini dalam Al Qur’an:

Iblis menjawab, "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus." “Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” Allah berfirman, "Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya." (QS. Al-A’raaf, 7: 16-18)

Jadi, Iblis, setelah diusir dari hadapan Allah, memulai segala kegiatannya yang akan terus berlangsung sampai Hari Akhir. Dia telah merasuki kehidupan manusia untuk memperdayai mereka dan menyesatkan mereka. Dia telah diam-diam memasukkan rasa was-was ke dalam hati mereka. Dia telah menipu banyak orang, dan ada pula manusia yang telah sepenuhnya ditariknya menjadi golongannya. Dengan mengetahui bahwa setan adalah musuh yang dapat mendekati manusia dengan begitu lihainya, kita harus waspada terhadapnya.




Langkah pertama untuk waspada adalah mengenali siapa setan. Bila kita memperhatikan setan untuk mengenalinya, kita pahami bahwa dia memiliki cara berpikir yang amat aneh dan rahasia. Pada dasar cara berpikirnya, yang mulanya tampak pada Iblis lalu disebarkan kepada para pengikutnya, terdapat kesombongan dan keangkuhan. Di satu sisi, Iblis menerima keberadaan Allah dan kekuasaan-Nya yang abadi, di sisi lain, dia membangkang terhadap-Nya. Keadaan ini sangat bertentangan. Bahkan setelah Iblis menyeru manusia agar mengingkari Allah, dia berkata bahwa dia takut kepada Allah dan meninggalkan orang-orang itu. Allah menjelaskan hal ini dalam Al Qur’an:

(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) setan ketika dia berkata kepada manusia, "Kafirlah kamu," maka tatkala manusia itu telah kafir ia berkata, "Sesungguhnya aku melepaskan diriku dari kamu karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan semesta alam." (QS. Al Hasyr, 59: 16)

Setiap orang yang menolak firman Allah dalam Al Qur’an dan membuat penilaian sendiri tentang hal-hal yang telah ditentukan Allah mengenai perintah ilahi sebagai hal tak bermakna, adalah sama keadaannya. Seperti Iblis, orang-orang ini tahu bahwa Tuhan memang ada, namun karena kesombongan dan keangkuhan mereka, mereka menjatuhkan diri hingga derajat setan. Yang aneh adalah kedudukan orang yang mengikuti setan, yang mencoba dengan keangkuhan dan kedengkian mereka yang tak berkesudahan untuk menarik manusia ke jalan yang menuju laknat.

Sepanjang sejarah, orang-orang pembangkang, yang ingkar kepada Allah serta kehidupan setelah mati adalah selalu orang yang telah disesatkan setan. Mereka mengakui setan, bukan Allah, dan sudah menjadikan kesombongan, keangkuhan, dan kejahatan setan sebagai teladan bagi diri mereka. Jadi, Setanisme adalah jalan yang dipilih oleh orang yang telah disesatkan setan dan kini telah menjadi murid atau pengikutnya. Keadaan orang-orang ini adalah sebagaimana dilukiskan dalam Al Qur’an:

Setan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan setan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan setan itulah golongan yang merugi. (QS. Al Mujaadilah, 58: 19)

Selanjutnya akan kita tinjau sejarah Setanisme … sejarah jalan gelap orang-orang yang meniti jalan menuju neraka





Setanisme secara singkat dapat diartikan sebagai penyembahan setan dan menjadikannya sebagai tuhan. Selain menolak Allah, semua agama dan nilai keagamaan, gerakan jahat ini memiliki ajaran melaksanakan hal-hal yang oleh agama dianggap berdosa. Setanisme juga menerima setan, lambang kejahatan, sebagai pemimpin dan pembimbing.

Sejarah Gelap Setanisme
Kaum Setanis, yakni para pengikut ajaran setanisme, sudah ada dan melaksanakan kegiatan keji mereka di setiap tahap sejarah dan dalam setiap peradaban, dari Mesir kuno sampai Yunani kuno, serta sejak Abad Pertengahan sampai hari ini. Di antara abad ke-14 dan ke-16, para tukang sihir dan orang yang menolak agama sama-sama memuja setan. Setelah tahun 1880-an, di Prancis, Inggris, Jerman, dan sekaligus di berbagai negara lain di Eropa dan Amerika, Setanisme diatur dalam perkumpulan dan tersebar di kalangan orang yang mencari keyakinan dan agama lain.

Penyembahan setan terus berlanjut sejak abad ke-19, mula-mula sebagai Setanisme tradisional, lalu dalam aliran sesat yang lebih kecil yang merupakan pecahannya. Upacara kejam yang dilakukan oleh tilamg sihir dan orang-orang tak bertuhan, pengorbanan anak dan orang dewasa kepada setan, perayaan Misa Hitam dan upacara Setanisme tradisional lainnya telah diwariskan diam-diam secara turun temurun.

Lambang Setanisme tradisional yang terpenting adalah dewa Romawi kuno Baphomet. Pada waktu itu, Baphomet menjadi lambang bagi orang yang memuja setan. Para ahli sejarah yang menelusuri asal-usul sosok berkepala kambing ini telah menemukan beberapa petunjuk penting tentang kegiatan Setanis. Lambang Setanis terpenting kedua adalah pentagram, yaitu bintang bersegi lima di dalam lingkaran. Yang menarik, ada dua perkumpulan rahasia lainnya di samping para Setanis yang menggunakan Baphomet dan pentagram sebagai lambang. Yang pertama adalah perkumpulan Kesatria Biara Yerusalem (Knight Templars), yaitu perkumpulan yang dituduh oleh Gereja Katolik sebagai penyembah setan, dan dibubarkan pada tahun 1311. Perkumpulan lainnya adalah perkumpulan Mason yang telah bertahun-tahun lamanya menimbulkan rasa penasaran karena kerahasiaan dan upacaranya yang aneh.

Banyak ahli sejarah, yang telah menyelidiki masalah itu, percaya bahwa terdapat hubungan antara Kesatria Biara Yerusalem dengan perkumpulan Mason. Menurut mereka, kedua kelompok itu saling melanjutkan satu sama lain. Sesudah Kesatria Biara Yerusalem dilarang oleh Gereja, perkumpulan itu melanjutkan keberadaannya secara rahasia dan akhirnya berubah menjadi paham Mason. Yang pasti tentang Freemasonry adalah, perkumpulan ini bersifat amat rahasia, punya susunan organisasi, dengan anggota di seluruh pelosok dunia. Uraian yang diberikan para ahli seperti Leo Taxil, yang pernah menjadi seorang Mason, namun telah keluar dari perkumpulan itu, mengatakan bahwa para Mason amat menghormati Baphomet dan melangsungkan upacara yang menyerupai tata-cara penyembahan setan. Kenyataan lain yang menimbulkan kecurigaan adalah bahwa banyak pengikut Setanisme yang kemudian menjadi anggota organisasi Masonis.

Kini, Setanisme telah meninggalkan upacara dan markasnya yang rahasia itu, untuk keluar ke jalan-jalan. Para Setanis bergiat di setiap negara untuk menyebarkan ajarannya dengan gigih dalam buku-buku, terbitan berkala, dan terutama di Internet dalam usaha mereka menarik anggota. Tak peduli di negara mana pun mereka berada, para Setanis menampilkan citra yang sama. Cara berpakaian, tata cara penyembahan, kesamaan surat yang mereka tinggalkan sebelum melakukan bunuh diri dan ciri lainnya menunjukkan bahwa Setanisme bukanlah gerakan biasa yang dipenuhi para penganggur, melainkan sebuah organisasi yang sengaja bersandar pada landasan pemikiran.




Gereja Setan http://www.churchofsatan.com
Church of Satan logoMeskipun keberadaan para penyembah Setan telah diketahui selama bertahun-tahun, tak seorang pun muncul dan mengakui secara terbuka bahwa mereka adalah penganut Setanisme. Setanisme pertama kali menjadi gerakan yang terbuka dan teratur di tahun 1960-an di Amerika Serikat. Tanggal 30 April 1966, Gereja Setan dibentuk di California. Pendiri gereja aneh ini adalah seorang penganut Setanisme yang bernama Anton Szandor LaVey yang menyatakan dirinya sebagai pendeta tinggi. Dikenal sebagai Paus Hitam, LaVey menulis buku-buku tempat dia merumuskan pandangan-pandangannya mengenai Gereja Setan. Judul buku-buku itu menakutkan: “Kitab Suci Setan, Upacara Setanis, Penyihir Setanis, Buku Catatan Setan dan Setan Berbicara”. LaVey meninggal di tahun 1997. Diperkirakan bahwa Gereja Setan memiliki sekitar 10 ribu anggota di Amerika Utara, dan meskipun banyak menerima tuntutan hukum, kegiatan dan upacaranya terus berjalan.




Setanisme dan Materialisme
Suatu ciri kaum Setanis masa kini adalah, mereka semua ateis (tidak mengakui Tuhan). Mereka juga sekaligus kaum materialis, artinya, mereka hanya percaya kepada keberadaan benda belaka. Mereka mengingkari adanya Tuhan dan semua makhluk gaib. Oleh karena itu, kaum Setanis tidak percaya kepada setan sebagai makhluk yang nyata. Meskipun disebut sebagai penyembah setan, mereka tidak mengakui adanya setan. Bagi kaum Setanis, setan hanyalah lambang yang menyatakan permusuhan mereka terhadap agama dan kekerasan hati mereka. Dalam sebuah tulisan yang berjudul “Pengantar Setanisme” yang diterbitkan Gereja Setan, dinyatakan bahwa para Setanis sebenarnya adalah ateis.

Setanisme adalah sebuah agama yang tak mengenal Tuhan, mirip seperti ajaran Budha. Tidak ada yang perlu ditakuti selain akibat tindakan kita. Kaum Setanis tidak percaya adanya Allah, malaikat, surga atau neraka, iblis, setan, ruh jahat, ruh baik, peri, atau makhluk gaib yang jahat. …Setanisme bersifat ateis …Otodeis: kami menyembah diri kami sendiri. …Setanisme adalah materialis … Setanisme adalah lawan agama. (Vexen Crabtree, “A Description of Satanisme”)

Singkatnya, ini adalah hasil filsafat kebendaan dan tak mengenal Tuhan yang telah tersebar sejak abad ke-19. Seperti filsafat ini, Setanisme menyandarkan diri pada teori yang dianggap ilmiah: Teori Evolusi Darwin. (harunyahya)

Waspadai Simbol Angka 666 Satanisme

666 dalam angka Rumawi = DCLXVI atau dalam arti kata lain dalam angka 666 tsb telah dapat merepresentasikan seluruh angka yang terdapat dalam angka Rumawi (D = 500, C = 100, L = 50, X = 10, V = 5, I = 1). Angka 666 dalam bhs Latin bisa diartikan sebagai DIC LVX = "dicit lux" - suara cahaya. Maklum setan dalam bhs Latin sering diberi nama sebagai Lucifer (Lux Ferre) atau
sipembawa cahaya. Dalam istilah astrologi disebut juga sebagai Bintang Fajar atau Venus atau planet ke-enam terbesar dalam tata surya kita.

Semua yang buruk dan jahat konon mempunyai kaitannya dengan angka 666 seperti roulet, apabila semua angka di meja roulet dijumlahkan akan menjadi 666. Berzinah itu dosa berat maka dari itu angka 666 dalam bhs Yunani mempresentasikan XES (sex terbalik) atau Χ Ξ Σ (Chi Xi Sigma) sebab dalam bhs Yunani maupun Ibrani abjad mereka itu juga identis dengan angka. Begitu juga dengan nama dari Kaiser Nero dalam bhs Ibrani ini bisa ditulis dengan angka 666 (Neron Kesar). Racun yang mematikan adalah racun 666 = racun Hexachloride yg diambil dari formula kimia C6H6Cl6.

Hal inilah yang menyebabkan angka 666 selalu diidentikkan dengan Satanisme atau hal-hal yang berbau pemujaan setan.

Berhati-hatilah terhadap simbol-simbol ini dan praktek-praktek kesesatan yang mungkin tanpa Anda sadari ada di lingkungan sekitar Anda. Biasanya kelompok aliran sesat selalu menjalankan aktifitasnya dengan cara terselubung dan bersembunyi di balik topeng-topeng ilusi yang membiuskan.
Implementasi SATANIC

Satanic telah menyusup kedalam berbagai aspek yang berkenaan dengan kehidupan manusia di dunia ini.Sebenarnya banyak hal yang telah dijadikan sebagai ajang konspirasi para penganut satanic,baik yang secara terang-terangan maupun yang tersembunyi.Berikut ini adalah contoh-contoh nyata yang telah ada
 
 
GEREJA SETAN


Asal mula GS didirikan oleh Anton Szandor La Vey tanggal 30 April 1966, dan GS ini secara terang-terangan diorganisasikan di San Francisco. Sebagai buku panduan umatnya, La Vey menulis sebuah kitab The Satanic Bible tahun 1969.
Meskipun keberadaan para penyembah Setan telah diketahui selama bertahun-tahun, tak seorang pun muncul dan mengakui secara terbuka bahwa mereka adalah penganut Setanisme. Setanisme pertama kali menjadi gerakan yang terbuka dan teratur di tahun 1960-an di Amerika Serikat. Tanggal 30 April 1966, Gereja Setan dibentuk di California. Pendiri gereja aneh ini adalah seorang penganut Setanisme yang bernama Anton Szandor LaVey yang menyatakan dirinya sebagai pendeta tinggi. Dikenal sebagai Paus Hitam, LaVey menulis buku-buku tempat dia merumuskan pandangan-pandangannya mengenai Gereja Setan. Judul buku-buku itu menakutkan: “Kitab Suci Setan, Upacara Setanis, Penyihir Setanis, Buku Catatan Setan dan Setan Berbicara”. LaVey meninggal di tahun 1997. Diperkirakan bahwa Gereja Setan memiliki sekitar 10 ribu anggota di Amerika Utara, dan meskipun banyak menerima tuntutan hukum, kegiatan dan upacaranya terus berjalan.
Sebuah patung Setan, raja iblis telah dibuat dan saat ini berada di Katedral Notre Dame (Paris) berwujud seperti wajah manusia-binatang bertanduk 2 buah dengan posisi bertopang dagu dan di punggungnya terdapat 2 sayap, patung ini terbuat dari batu dan dinamakan patung setan (patung itu pernah dimasukan dalam adegan film Si Bongkok dari Notre Dame).
Organisasi ini menyebut dirinya organisasi pertama di muka bumi dan di sepanjang sejarah yang secara terbuka menyatakan mengabdi kepada penerimaan terhadap fitrah sejati manusia yaitu binatang jasmaniah yang hidup di dalam kosmos yang diresapi dan dimotivasi oleh kekuatan gelap yang kami sebut Setan.

Yang pertama Gereja Setan, Gereja Setan Amerika, kini nama resmi mereka adalah Gereja Setan, nama lain adalah pendusta. Pada tanggal 29 Oktober 1997, Anton La Vey mati. Kemudian GS diwariskan kepada Blanche Barton (pendeta wanita tertinggi) yang juga adalah istrinya dan ibu anak yang ketiga yang bernama Satan Xerces Carnacki La Vey Blanche juga menjabat kepala adiministrasi GS selama 14 tahun terakhir. Semasa hidupnya, Anton La Vey mengangkat banyak anggota Kependetaan Mendes sebagai Pengacara Iblis. Dan kependetaan ini bersama Ordo Trapezoid Dewan Nan Sembilan kini bekerja sama dengan Pendeta Wanita Tinggi Barton untuk memajukan filosofi ikonoklastik yang diracik oleh La Vey.

LAMBANG

Lambang Para pengikut GS umumnya menggunakan lambang 666, pentagram, bintang bersudut 5 terbalik yang bergambar kepala kambing bertanduk dua. Sudut bintang yang menggambarkan tanduk itu bermakna Lucifer, sama tinggi dengan Allah. Tiga sudut di bawah menggambarkan tritunggal iblis, yang di tengah Lucifer, di kiri antiKristus, yang di kanan nabi-nabi palsu.
Dan iblis yang menyesatkan mereka dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi itu dan mereka di siksa siang malam sampai selama-lamanya. Tritunggal iblis ini lawan Tritunggal Kristiani (Bapa, Anak, dan Roh Kudus ).
Kepala kambing merupakan salah satu ciri khas utama penyembah Setan, unsur penyembahan yang menuju kepada pengorbanan kepada Satan Lucifer biasanya menyembelih kambing (umumnya jantan)dan menggunakan darahnya untuk upacara ritual

Gereja Setan 3 Ritual & Upacara
GS biasanya melakukan Persembahan Darah bayi hasil aborsi, yang biasanya melakukan hubungan sex didepan jemaat gereja dan setelah 4-6 bulan lamanya, maka anak itu harus digugurkan dan darahnya akan dipersembahkan kepada lucifer. Dengan demikian, Para jemaat akan selalu dilindungi Oleh lucifer dalam berbagai masalah kecuali, Tuhan.


 
Penggunaan Barcode


Barcode atau Kode garis-garis batangan bukan barang baru bagi kebanyakan orang. Hampir di seluruh produk buatan pabrik, bahkan kini di banyak produk rumahan, semuanya mencantumkan kode batangan ini. Kode yang terdiri dari garis-garis dengan ketebalan yang bervariasi oleh banyak kalangan dianggap sebagai sesuatu yang mempermudah pengidentifikasian suatu barang. Barcode ini lahir di Amerika Serikat pada awal tahun 1970-an.

Perkembangan demi perkembangan global ini, membuat kalangan yang sejak awal mencurigai ada misi tersembunyi di balik penggunaan Barcode, semakin yakin dengan kecurigaannya. Mereka kebanyakan berlatar belakang sebagai Simbolog, Penulis, Peneliti, dan Pengkaji Alkitab.

Salah satunya adalah Mary Stewart Relfe, PhD. Perempuan pengusaha sukses dari Montgomerry, AS, yang juga berprofesi sebagai seorang pilot sekaligus instruktur peralatan Multi Engine Instrument Flight, telah menulis dua buah buku best-seller yang menyoroti konspirasi ini. Salah satunya berjudul “666 The New Money System” (1982).

Dalam bukunya tersebut, Mary Stewart yang juga seorang pengkaji Alkitab, sejak kecil sangat yakin bahwa penggunaan Barcode terkait erat dengan rencana-rencana tersembunyi dari konspirasi untuk menguasai dunia.
Tiga Tahapan

Menurut Stewart, upaya Konspirasi untuk menguasai dunia dalam hal pengidentifikasian dan pengendalian dunia terbagi dalam tiga tahapan: tahap pertama dimulai tahun 1970 yang dijadikan titik awal bagi langkah-langkah ini.

Tahap kedua dimulai tahun 1973. Penggunaan Barcode yang awalnya diterapkan pada barang manufaktur, kini mulai diterapkan pada manusia, antara lain lewat nomor kodifikasi Angka Kesejahteraan Sosial (The Social Security Number) yang digabungkan dengan sistem pemberian angka secara universal. Penggabungan dua kodifikasi angka ini menjadi kode-kode batangan (Barcode) yang mirip dengan Barcode pada produk manufaktur yang telah diterapkan tiga tahun sebelumnya.

Awalnya diterapkan pada kartu-kartu pintar seperti Credit Card, Debit Card, ID Card, dan sebagainya. Namun pada perkembangannya juga mulai diterapkan pada manusia. Target utama tahap kedua ini adalah pemerintahan, perbankan, dan perusahaan-perusahaan pembuat kartu-kartu pintar (Smart Card).

Tahap ketiga meliputi usaha untuk mengidentifikasikan setiap macam yang ada di dunia ini, baik yang bergerak maupun yang tidak. Semua pengidentifikasian ini berguna untuk mengetahui sisi lemah suatu kelompok, wilayah, bahkan suatu bangsa, yang nantinya bisa dijadikan senjata bagi Konspirasi.
Angka Iblis

Para pengkritisi Barcode berhasil menemukan salah satu rahasia paling vital dari kode-kode batangan ini. Semua Barcode atau yang juga dikenal sebagai Universal Product Code (UPC) Barcode memiliki angka 666 dan 13.

Untuk mengetahuinya, silakan melihat Barcode yang ada di berbagai produk. Perhatikan jumlah angka yang ada di bawah garis-garis batangan. Jumlahnya selalu 13 angka. Angka 6 yang disimbolkan dalam kamus Barcode terdiri dari dua garis tipis saling berhadapan terletak di sisi paling kiri dan paling kanan Barcode, dan satunya lagi garis paling tengah. Ketiga garis yang melambangkan angka 6 ini lebih panjang dibanding garis-garis lainnya.

Jadi, seluruh UPC Barcode yang tersebar di dunia ini memiliki rangka 666. Dalam bukunya, Mary Stewart Refle mengutip salah satu ayat Alkitab: “Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya. Dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain daripada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. Yang penting di sini ialah hikmat: Barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya adalah: 666” (Wahyu 13: 16-18)

Stewart meringkas bahaya dari Konspirasi dalam hal Barcode: “Penerapan teknologi Barcode pertama kali dilakukan pada produk barang, disusul kemudian pada kartu, dan akan berubah menjadi sesuatu yang mengerikan dalam masyarakat yang tidak lagi menggunakan uang kontan… “

 
Musik & Film Satanisme

Satanisme muncul dalam banyak hal salah satunya adalah film dan musik. Banyak film yang menceritakan dengan terbuka idiom satanisme serta kisah kuasa gelap (dark forces). Film populer seperti : Friday The 13th, The Crow, Devils Advocate, Interview With The Vampire, bahkan serial The X-Files mengandung alur cerita dimana setan, satanisme atau black magic menjadi bagian penting dari film. Konon tahun 1968, Anton Szandor La Vey pernah menjadi penasehat teknis sekaligus pemeran film Rosemarys Baby, film Omen 1976 disebut telah mempopulerkan satanisme.

Dalam musik ada banyak sekali contoh musik yang berisi satanisme, contoh :
  • Lagu dari Ozzy Osbourne “Anggur baik tapi Wiski lebih cepat, bunuh dirilah satu-satunya jalan keluar”
  • Lagu dari David Bowie (majalah Rolling Stone) mengatakan Rock akan selalu menjadi musik setan
  • Lagu dari Stairway to Heaven jika di putar terbalik akan memunculkan syair pemujaan setan.
  • Lagu dari Metallica dalam The Prince melantunkan Bida.dari dari bawah, Aku ingin menjual jiwaku. Setan ambil jiwaku.
  • Pink Floyd menulis lagu Lucifer Sam dengan lirik : Lucifer Sam selalu duduk di sisimu..selalu dekat denganmu.
  • Thn 1992, Red Hot Chilli Peppers saat penerimaan anugreah MTV Awards berucap. Pertama-tama kami ingin berterima kasih pada Setan.
  • Marilyin Manson, salah satu umat GS pada majalah Spin edisi Agustus 1996. Saya berharap dikenang sebagai sosok yang mengakhiri sejarah Kekristenan, Manson tak ragu merobek Injil dan meneriakkan penghinaan terhadap Yesus Kristus.
  • Band-band Black Metal yang secara terang-terangan menggunakan lirik & ritual pemujaan terhadap setan.
             Sumber Artikel : forum.detik.com (copy from http://aazam.abatasa.com)